TRANSPORTASI/ CARA MENUJU PULAU BAWEAN

Pulau Bawean yang terletak di wilayah Kabupaten Gresik, Jawa timur ini mempunyai pemandangan yang sangat eksotik sebab alamnya yang masih sangat terjaga.
Potensi wisatanya juga tidak kalah menarik apabila dibanding dengan wisata yang lainnya, bahkan jika dikelola dengan profesional, bukan tidak mungkin Pulau Bawean ini akan menjadi objek wisata andalan yang juga mendunia. Masih terjaga alaminya pulau ini karena secara geografis letaknya yang juga jauh dari daratan Pulau Jawa, yaitu mencapai 80 mil kira-kira 120 km utara Kabupaten Gresik.
Sehingga untuk melakukan perjalanan dan Transportasi Menuju Pulau Bawean, para wisatawan harus menerobos gelombang Laut Jawa yang sangat dikenal mempunyai gelombang yang sangat tinggi mencapai 3 meter dengan memakai kapal fiber yang berada di wilayah itu.
Sementara itu, jika memakai pesawat terbang keberadaan lapangan terbang di pulau bawean ini juga masih belum siap, sehingga mau tidak mau juga harus tetap memakai transportasi laut. Hal ini juga akan menjadi tantangan yang menarik, karena jauhnya jarak tempuh yang akan membuat para wisatawan berlama-lama ada di tengah Laut Jawa, yaitu sekitar tiga jam.
Ditambah lagi, jika ada ancaman gelombang yang setinggi tiga meter di laut yang dapat mengempaskan dan menenggelamkan kapal yang memiliki bahan fiber.
Di sinilah tantangan yang akan didapatkan para wisatawan, sebab didalam setiap detik perjalanan akan dihampiri perasaan khawatir, sekaligus dapat menikmati pemandangan laut. Banyak sekali pengalaman yang akan didapat para wisatawan selama menuju Pulau Bawean.
Untuk satu jam pertama, penumpang akan disuguhi dengan pemandangan kapal-kapal besar pengangkut yang lalu-lalang datang dan keluar dari Pelabuhan Gresik. Dan untuk dua jam berikutnya, pada saat kapal sudah melewati ramainya Pelabuhan Gresik adalah fase yang sangat mengkhawatirkan, karena kapal berada di tengah laut lepas.
Biasanya kerawanan gelombang tinggi dapat terjadi disini, karena arus dan juga angin yang sangat kencang, bahkan beberapa waktu yang lalu ada juga lambung kapal yang pernah pecah karena tingginya arus dan gelombang laut.
Setelah melalui fase kedua, barulah aman sebab gelombang tidak tinggi lagi, dan dari jauh dataran Pulau Bawean sudah bisa terlihat. Dan sebelum sebelum mendekati pulau Bawean, wisatawan akan melihat birunya air laut juga hamparan pulau-pulau kecil yang bisa terlihat jelas.
Di sini keindahan pulau yang mempunyai banyak obyek wisata alami akan terlihat. Setengah jam sebelum sampai ke Bawean, terlihat juga banyak anak kecil dan penduduk yang berdiri dan siap menyambut untuk membantu menurunkan barang para wisatawan dari kapal.
Obyek Wisata Pulau Bawean
Setelah sampai di Pulau Bawean, beberapa obyek wisata yang juga dapat dikunjungi ada beragam sekali. Namun sebelumnya, anda perlu mengetahui terlebih dahulu bahwa Pulau Bawean terbagi menjadi 2 kecamatan.  Salah satu obyek wisata pertama kali yang dapat dikunjungi ialah pesisir pantai Labuhan dan Mayangkara yang berada di Kecamatan Tambak.
Selain itu, Bawean dikelilingi pegunungan yang melahirkan air terjun indah di kawasan Tambak seperti Air Terjun Talamon dan Grujukan Kuduk-Kuduk. Untuk para pecinta tracking, dapat mencoba perbukitan yang indah di Dusun Panyal Pangan dengan keindahan alamnya yang juga dikelilingi hutan tropis yang rimbun dengan pepohonan tua.
Ditambah lagi Pesona Danau Kastoba yang bisa dipakai melepas lelah sebab tenangnya lokasi danau yang berada di Tanjungori ini. Demikian sedikit Informasi Transpostasi Menuju Pulau Bawean semoga bermanfaat khususnya bagi anda yang akan berlibur kesana.